TOPINDIATOURS Hot gadget: Rumor: Apple Menunda Pengembangan iPhone Air 2, Fokus Bikin iPho

📌 TOPINDIATOURS Eksklusif gadget: Rumor: Apple Menunda Pengembangan iPhone Air 2,

Jakarta, Gizmologi – Meski Apple telah merilis iPhone 17 Series secara resmi dan komplit, rumor yang bermunculan terkait perusahaan yang bermarkas di Cupertino, AS ini sedang banyak diperbincangkan di media sosial. Mulai dari pengembangan Siri yang dikabarkan siap integrasikan data milik Google, kehadiran seri MacBook entry-level, hingga perkembangan iPhone Air 2 sebagai smartphone paling tipis generasi berikutnya—yang kabarnya bakal mundur atau ditunda.

Ya, tak dapat dipungkiri, desain iPhone Air memang terbilang revolusioner, di mana bodinya bisa dibuat lebih tipis dan ringan dibandingkan kompetitor seperti Galaxy S25 Edge. Apple pun berani mengklaim masa pakai baterai sepanjang hari, meski ada sejumlah batasan hardware seperti kamera belakang yang hanya ada satu, hingga setup speaker mono pada bagian earpiece saja.

Maka wajar saja bila rumor terkait iPhone Air 2, sebutkan Apple nantinya siap menambahkan sensor kamera baru di sisi belakang, agar konsumennya kembali dapat menangkap gambar dengan sudut pandang lebar (ultra-wide). Namun dari rumor terbaru yang kami kutip dari 9to5Mac, laporan dari situs The Information menyebutkan bila pengembangan iPhone Air 2 ditunda.

Baca juga: iPhone 18 Pro Rumornya akan Usung Kamera Selfie 24MP, Apple Siapkan Lompatan Teknologi Layar

iPhone Air 2 Dikabarkan Siap Bawa Dua Kamera Belakang

Render spekulatif iPhone Air 2 dengan dua kamera belakang (Sumber: Digital Chat Station)

Dari laporan yang didapat oleh The Information, disebutkan bila Apple telah memberitahukan kepada sejumlah insinyur dan pemasok, bila mereka sedang menghapus iPhone Air 2 dari jadwal, tanpa memberikan tanggal rilis pengganti yang jelas. Setidaknya ada tiga orang utama yang terlibat dalam proyek tersebut, dan disebutkan pula bila iPhone Air 2 bakal dirancang lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya.

Sebagai informasi, bobot iPhone Air hanya 165 gram—lebih berat 2 gram dibandingkan Galaxy S25 Edge, namun masih lebih ringan bila dibandingkan dengan iPhone X yang notabene punya dimensi layar serta kapasitas baterai jauh lebih kecil. Terkait daya, iPhone Air 2 juga dirumorkan siap mengusung kapasitas baterai yang lebih lega dibandingkan yang sudah beredar saat ini.

Namun begitu, pada waktu yang sama, sejumlah laporan lain sebutkan bila Apple belum membatalkan produksi atau pengembangan iPhone Air 2 sepenuhnya. Bahkan, masih ada sejumlah teknisi dan produsen yang masih mengerjakannya. The Information menambahkan, salah satu penyebab keputusan penundaan ini, tidak lain karena penjualan iPhone Air yang lebih rendah dari perkiraan.

Dalam laporannya, disebutkan bila Foxconn sebagai perusahaan manufaktur, telah menyederhakan lini produksi iPhone Air, bahkan siap menghentikan semua lini produksi pada akhir bulan ini. Hal ini tidak sepenuhnya berarti bahwa iPhone Air bakal menghilang di pasar—bisa jadi stok perangkat memang sudah banyak, sehingga cukup untuk dijual dalam beberapa fase berikutnya.

Fokus Kembangkan Foldable Pertama?

Render iPhone Fold (Sumber: Mac Rumors)

Tentunya, rumor seperti ini masih bisa dapat berubah-ubah, serupa dengan rumor Samsung yang juga disebut menunda bahkan tidak jadi merilis penerus dari Galaxy S25 Edge—dengan alasan serupa, yakni angka penjualan yang tidak sesuai perkiraan. Jauh di bawah semua varian lainnya, terutama Galaxy S Ultra yang cukup konsisten menduduki sejumlah peringkat teratas dalam chart pengapalan smartphone setiap periode waktunya.

Meski rumor terkait iPhone Air 2 ditunda bermunculan, hal ini juga seolah menandakan bila Apple bakal lebih fokus untuk hadirkan iPhone Fold, yang dikabarkan bakal mengisi lini iPhone terbaru tahun depan, bersama dengan iPhone 18 & 18 Pro. Apple siap hadirkan sejumlah inovasi menarik, termasuk rumor yang sebutkan bila mereka siap implementasikan kamera selfie under-display, seperti yang Samsung terapkan pada sejumlah seri Galaxy Z Fold sebelumnya.

Sementara itu, di tahun berikutnya alias 2027, merupakan momen di mana Apple siap merayakan 20 tahun eksistensi iPhone. Dan disebutkan tengah menyiapkan iPhone varian khusus dengan sisi depan yang dirancang sepenuhnya hanya layar, tanpa “halangan” seperti lubang earpiece atau kamera selfie. Ini merupakan tujuan jangka panjang Apple sejak Jony Ive masih menjabat, di mana mereka bermimpi untuk rilis sebuah smartphone dengan permukaan depan yang sepenuhnya kaca.

Artikel berjudul Rumor: Apple Menunda Pengembangan iPhone Air 2, Fokus Bikin iPhone Fold? yang ditulis oleh Prasetyo Herfianto pertama kali tampil di Gizmologi.id

đź”— Sumber: www.gizmologi.com


📌 TOPINDIATOURS Breaking gadget: MINIX Elite ER939-AI, Mini PC Bertenaga AI untuk

Jakarta, Gizmologi – MINIX Elite ER939-AI dikenlakan dan menjadi Mini PC dengan fokus teknologi AI, dan siap membantu para pengguna untuk kebutuhan yang lebih bisa diefisiensikan. Alih-alih sekadar menjadi PC kecil untuk kebutuhan kasual, perangkat ini ditujukan bagi profesional yang membutuhkan daya komputasi kelas workstation, lengkap dengan kemampuan akselerasi AI dan ekspansi penyimpanan yang fleksibel. MINIX tampak ingin membuktikan bahwa ukuran kecil tidak selalu berarti kompromi performa.

Elite ER939-AI hadir sebagai jawaban bagi pengguna yang membutuhkan perangkat kompak untuk pekerjaan berat, mulai dari pengembangan model kecerdasan buatan, rendering 3D, hingga editing video beresolusi tinggi. Mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan 16 core dan 32 thread, performanya jelas bukan main-main.

Sebagai produk yang mengandalkan “AI-ready performance”, klaim MINIX soal total daya komputasi AI hingga 126 TOPS memang terdengar impresif. Tapi, di sisi lain, performa AI belum tentu menjadi faktor utama bagi semua pengguna profesional, terutama mereka yang lebih fokus pada produktivitas umum atau gaming ringan. Dengan potensi harga premium, tantangan terbesar Elite ER939-AI justru ada di bagaimana ia bisa menawarkan keseimbangan antara kekuatan dan nilai praktis di dunia nyata.

Baca Juga: realme GT 8 Pro Aston Martin Edition Dikenalkan! Warna Hijau Khas Berikan Kesan Elegan

Performa Kelas Workstation dalam Ukuran Kompak

MINIX Elite ER939-AI menempatkan AMD Ryzen AI Max+ 395 sebagai jantung dari Elite ER939-AI. Chip ini bukan hanya kencang di sisi CPU, tetapi juga mengintegrasikan NPU hingga 50 TOPS yang dikombinasikan dengan akselerasi GPU untuk total performa AI mencapai 126 TOPS.

Angka ini menempatkannya setara dengan beberapa laptop AI kelas premium yang dirilis tahun ini. Dengan konfigurasi hingga 128 GB LPDDR5-8000 dan dua slot M.2 NVMe yang bisa diisi total 8 TB penyimpanan, perangkat ini jelas ditujukan untuk pengguna berat, pengembang, kreator, atau teknisi AI yang membutuhkan ruang kerja data masif.

Keunggulan lain dari MINIX Elite ER939-AI adalah fleksibilitas mode dayanya. Pengguna bisa beralih antara tiga profil daya, seperti 55 W, 85 W, dan 120 W yang secara efektif menyesuaikan performa dan kebisingan kipas sesuai kebutuhan. Bagi mereka yang mengutamakan efisiensi, opsi ini sangat membantu.

Meski memiliki tenaga besar, dimensinya tetap tergolong mungil, sekitar 205 Ă— 192 Ă— 70 mm. Ini membuatnya cocok untuk ruang kerja minimalis atau setup studio dengan keterbatasan tempat. Dari sisi desain, MINIX Elite ER939-AI tampak menonjolkan kesan profesional yang elegan tanpa banyak ornamen. Sayangnya, desain yang sederhana ini mungkin terasa terlalu konservatif bagi sebagian pengguna yang terbiasa dengan tampilan agresif ala perangkat gaming atau workstation high-end lain.

Konektivitas Modern, Tapi Belum Ada Kejelasan Harga

Dari sisi konektivitas, MINIX Elite ER939-AI  tidak kalah lengkap. Ia sudah mendukung WiFi 7, Bluetooth 5.4, serta dual Ethernet 2.5 GbE yang cocok untuk kebutuhan server kecil atau setup jaringan profesional. Selain itu, kehadiran port USB-C 4.0 memungkinkan transfer data super cepat sekaligus dukungan multi-monitor. Dalam konteks produktivitas, ini jelas sebuah keunggulan. Namun, bagi pengguna kasual, sebagian fitur ini mungkin terasa berlebihan terutama jika digunakan hanya untuk kebutuhan harian seperti browsing atau streaming.

Menariknya, perangkat ini juga dilengkapi sensor sidik jari bawaan untuk login cepat dan aman. Ini fitur kecil yang menambah nilai fungsional, meski tidak bisa dianggap revolusioner. Di sisi lain, MINIX Elite ER939-AI belum mengumumkan harga dan ketersediaan resmi untuk pasar global maupun Indonesia. Mengingat positioning-nya di segmen premium mini-PC, bukan tidak mungkin harganya akan bersaing di kisaran laptop profesional kelas menengah ke atas, dan itu bisa menjadi tantangan tersendiri dalam hal daya tarik pasar.

Sebagai perusahaan asal Hong Kong, MINIX selama ini dikenal lewat perangkat mini-PC dengan fokus efisiensi dan nilai guna. Elite ER939-AI menjadi langkah ambisius mereka untuk naik kelas, menghadirkan performa yang selama ini hanya ditemukan di perangkat besar. Tapi dengan ambisi besar itu, ekspektasi pengguna juga ikut tinggi. Jika harga tidak seimbang dengan pengalaman nyata yang ditawarkan, baik dari sisi pendinginan, stabilitas sistem, maupun optimalisasi AI maka perangkat ini berisiko hanya menjadi “proof of concept” daripada pilihan utama di pasar profesional.

MINIX Elite ER939-AI memperlihatkan bagaimana mini-PC kini tidak lagi hanya sekadar perangkat kecil untuk kerja ringan. Dengan tenaga besar, konektivitas modern, dan fleksibilitas tinggi, perangkat ini bisa menjadi solusi menarik untuk profesional AI dan kreator digital. Namun, tanpa kejelasan harga dan bukti performa nyata, sulit menilai apakah ia benar-benar bisa menggantikan workstation besar. Potensinya besar, tapi seperti banyak inovasi ambisius lainnya, semua akan bergantung pada eksekusi dan bagaimana MINIX menjawab kebutuhan nyata pengguna, bukan hanya spesifikasi di atas kertas.

Artikel berjudul MINIX Elite ER939-AI, Mini PC Bertenaga AI untuk Profesional Modern yang ditulis oleh Christopher Louis pertama kali tampil di Gizmologi.id

đź”— Sumber: www.gizmologi.com


🤖 Catatan TOPINDIATOURS

Artikel ini adalah rangkuman otomatis dari beberapa sumber terpercaya. Kami pilih topik yang sedang tren agar kamu selalu update tanpa ketinggalan.

✅ Update berikutnya dalam 30 menit — tema random menanti!