๐ TOPINDIATOURS Hot gadget: Ride 6 Hadirkan Detail Motor Lebih Realistis, Incar Pe
Jakarta, Gizmologi – Ride 6 resmi menghadirkan penampakan perdana, dan game balap motor ini digadang menjadi salah satu proyek yang ambisius dari Milestone. Mulai dari modifikasi motor yang kian semakin detail, dan juga game ini diklaim menjadi game balap motor dengan kesan simulasi layaknya seperti balapan sungguhan.
Proses produksi yang sangat terstruktur membuat Ride 6 terdengar seperti proyek yang digarap dengan ketelitian tinggi. Namun, di sisi lain, pendekatan detail seperti ini seringkali menimbulkan kekhawatiran soal performa, apalagi mengingat fisik motor yang kompleks dan jumlah roster yang semakin masif.
Meski begitu, ambisi Milestone tetap patut diapresiasi. Diketahui juga memang stagnasi genre balap yang cenderung repetitif, Ride 6 ingin menunjukkan bahwa simulasi motor masih bisa berkembang lewat kolaborasi yang kuat antar-departemen dan komitmen pada presisi visual maupun fisik.
Baca Juga: Leon S. Kennedy Akhirnya Muncul di Resident Evil: Requiem, Bocoran dari PS Store
Detail Pembuatan Motor Khas CAD ke Pemindaian Lapangan
Proses awal pembuatan dimulai dari departemen Game Design yang mengkurasi daftar motor, termasuk model baru maupun unit lawas. Setelah itu, tim Referensi dan Lisensi mulai menghubungi pabrikan untuk mengamankan izin penggunaan motor dalam game.
Menariknya, ketika CAD tidak tersedia untuk motor klasik, tim harus turun langsung ke bengkel dan dealer untuk memotret, merekam video, bahkan melakukan pemindaian 3D. Proses ini memakan waktu dan rentan error, tetapi di sini komunitas motor berperan besar membantu menyediakan referensi langka.
Setelah seluruh material terkumpul, tim Art melakukan proses pemolesan dan memasukkan model motor ke dalam engine game. Tantangan terbesar datang dari sistem LOD, yang mengharuskan tiap motor tampil sangat detail saat dekat kamera, namun tetap ringan saat berada jauh dalam pandangan.
Untuk motor dengan jumlah poligon sangat tinggi seperti maxi enduro, proses ini cukup memakan tenaga. Barulah setelah semua siap, departemen Gameplay dan Fisika mulai menyetel karakteristik tiap motor agar realistis tetapi tetap nyaman dikendalikan dengan gamepad.
Fokus pada Realisme Fisika dan Dua Mode Pengendalian
Milestone menekankan bahwa Ride 6 membawa simulasi lebih realistis dibanding seri sebelumnya. Tim Gameplay menyempurnakan berbagai parameter mulai dari titik gravitasi, kekuatan rem, sudut menikung, hingga perilaku suspensi.
Keterlibatan motor harian membuat mereka harus berhati-hati, sebab para penggemar biasanya mengenal karakter asli tiap motor. Tantangan terbesar datang dari off-road yang untuk pertama kalinya hadir di Ride. Mereka menyesuaikan grip permukaan, animasi rider, keseimbangan throttle-brake, hingga ban khusus untuk menciptakan pengalaman yang tetap menyenangkan tapi detail.
Menariknya, game ini menawarkan dua sistem fisika. Mode Pro adalah simulasi mendalam yang akan disukai pemain veteran, sedangkan mode Arcade menyederhanakan kontrol tanpa mengorbankan rasa realisme. Pendekatan ini memungkinkan game menjangkau pemain kasual sekaligus mempertahankan basis penggemar sim racing.
Ride 6 akan meluncur di Xbox Series X|S, PlayStation 5, dan PC pada 12 Februari 2026, dengan early access mulai 9 Februari. Dengan ambisi sebesar ini, kini tinggal bagaimana Milestone memastikan keseimbangan antara visual superdetil dan performa yang mumpuni.
Artikel berjudul Ride 6 Hadirkan Detail Motor Lebih Realistis, Incar Pengalaman Balap Motor Terbaru yang ditulis oleh Christopher Louis pertama kali tampil di Gizmologi.id
๐ Sumber: www.gizmologi.com
๐ TOPINDIATOURS Hot gadget: Adobe Resmi Integrasikan Photoshop, Express, dan Acrob
Jakarta, Gizmologi –ย Adobe mengumumkan bahwa Photoshop, Express, dan Acrobat kini bisa digunakan langsung di dalam ChatGPT. Alih-alih membuka aplikasi terpisah, pengguna cukup memberi instruksi melalui percakapan, lalu ChatGPT akan mengeksekusi tugas tersebut menggunakan alat resmi Adobe. Pendekatan ini membuka peluang baru bagi pengguna kasual maupun profesional yang ingin mempercepat alur kerja kreatif tanpa berpindah aplikasi.
Fitur ini dihadirkan secara native, artinya pengguna bisa langsung meminta ChatGPT mengedit foto, membuat desain visual, atau memodifikasi PDF hanya dengan memberikan perintah bahasa natural. Adobe dan OpenAI mengklaim bahwa integrasi ini tetap mempertahankan kualitas output dari masing-masing produk Adobe, sehingga tidak sekadar menjadi shortcut, tetapi benar-benar menghadirkan kemampuan penuh dalam format percakapan.
Meski menjanjikan efisiensi tinggi, integrasi ini tetap menyisakan beberapa pertanyaan. Salah satunya soal batasan kemampuan dibandingkan aplikasi penuh, khususnya bagi desainer profesional yang selama ini bergantung pada kontrol granular. Selain itu, isu privasi dan keamanan dokumen juga akan menjadi sorotan mengingat file diproses dalam lingkungan AI yang terhubung ke cloud.
Baca Juga: Google dan Apple Siapkan Cara Pindah OS yang Lebih Mulus
Photoshop dan Express Langsung Bisa Digunakan di ChatGPT
Lewat Photoshop, pengguna bisa melakukan berbagai penyesuaian mulai dari mengedit bagian tertentu dalam foto, mengatur brightness, contrast, hingga exposure. ChatGPT juga bisa mengeksekusi efek kreatif seperti Glitch atau Glow menggunakan engine Photoshop asli, tanpa mengorbankan kualitas detail. Bagi kreator yang ingin proses cepat tanpa membuka software lengkap, fitur ini bisa jadi solusi efisien.
Express juga mendapat tempat dalam integrasi ini. Pengguna dapat memilih template profesional dari library Adobe Express, lalu mengubah teks, mengganti gambar, mengatur animasi, atau meminta revisi berulang lewat percakapan. Pendekatan ini membuat pembuatan konten visual lebih sederhana, terutama bagi pemula atau pengguna mobile yang butuh hasil cepat.
Edit PDF Lewat Acrobat dan Ketersediaan Lintas Platform
Acrobat kini mendukung pengeditan PDF langsung di jendela chat. Pengguna bisa mengekstrak teks atau tabel, menggabungkan beberapa file, mengompres ukuran, mengonversi dokumen ke PDF, hingga meredaksi data sensitif. Semua dilakukan tanpa harus membuka aplikasi tambahan, sebuah fitur yang kemungkinan akan sangat membantu pekerja kantor dan pelajar.
Integrasi ini tersedia gratis untuk ChatGPT di desktop, web, dan iOS mulai hari ini. Adobe Express juga sudah bisa digunakan di Android, sementara dukungan Photoshop dan Acrobat di Android akan menyusul.โ
Artikel berjudul Adobe Resmi Integrasikan Photoshop, Express, dan Acrobat ke ChatGPT yang ditulis oleh Christopher Louis pertama kali tampil di Gizmologi.id
๐ Sumber: www.gizmologi.com
๐ค Catatan TOPINDIATOURS
Artikel ini adalah rangkuman otomatis dari beberapa sumber terpercaya. Kami pilih topik yang sedang tren agar kamu selalu update tanpa ketinggalan.
โ Update berikutnya dalam 30 menit โ tema random menanti!