TOPINDIATOURS Hot gadget: Kebangkitan Ninja Gaiden Shadow DX, Game Tidak Resmi Namun Penuh

📌 TOPINDIATOURS Hot gadget: Kebangkitan Ninja Gaiden Shadow DX, Game Tidak Resmi N

Jakarta, Gizmologi – Siapa sangka nama Ninja Gaiden menghangatkan diskusi gamer di penghujung tahun 2025 ini. Komunitas retro gaming dikejutkan oleh sebuah “rilis ulang” tidak resmi yang memukau melalui judul Ninja Gaiden Shadow X.

Bukan dari studio besar, melainkan dari dedikasi seorang pengembang homebrew bernama Marc Max (dikenal juga sebagai marc_robledo). Melalui proyek bertajuk Ninja Gaiden Shadow DX, gim klasik Game Boy yang dulunya monokrom ini disulap menjadi pengalaman penuh warna yang segar dan modern.

Dilansir dari NotebookCheck, Marc Max bukanlah nama baru dalam kancah modifikasi gim retro; ia sebelumnya sukses dengan proyek serupa untuk Mega Man 4 dan Mole Mania. Kini, ia memberikan sentuhan magisnya pada petualangan Ryu Hayabusa. Bagi Gizmo friends yang tumbuh di era 90-an, ini adalah alasan sempurna untuk kembali mengunjungi salah satu judul Ninja Gaiden yang paling unik tersebut.

Perubahan paling mencolok tentu ada pada sektor visual. Ninja Gaiden Shadow DX menyuntikkan palet warna ala Game Boy Color yang cerah namun tetap mempertahankan estetika pixel art aslinya. Tidak ada lagi tampilan hijau-hitam yang membuat mata cepat lelah. Setiap sprite karakter, latar belakang kota futuristik, hingga efek ledakan kini tampil lebih hidup, memberikan kedalaman baru pada setiap aksi tebasan pedang Ryu.

Baca juga: Sucker Punch Masuk Era Baru di Bawah Kepemimpinan Jason Connell dan Adrian Bentley

Ninja Gaiden Shadow DX Miliki Performa Lebih Fluid

Bukan cuma visual, peningkatan performa dalam game menjadikan aksinya lebih fluid.

Versi asli game di Game Boy kerap mengalami masalah slowdown atau penurunan framerate saat layar dipenuhi musuh. Di versi DX garapan Marc Max ini, masalah tersebut telah dieliminasi sepenuhnya. Aksi Ryu menjadi jauh lebih mulus (fluid), memungkinkan manuver presisi yang sangat krusial dalam gim aksi dengan tingkat kesulitan tinggi khas Ninja Gaiden.

Sebagai informasi tambahan bagi Gizmo friends, Ninja Gaiden Shadow sebenarnya memiliki sejarah yang unik. Game ini dikembangkan oleh Natsume dan awalnya direncanakan sebagai adaptasi dari Shadow of the Ninja. Itulah sebabnya gameplay-nya sedikit berbeda dari trilogi Ninja Gaiden di NES, seperti adanya fitur hookshot untuk memanjat vertikal yang tidak ditemukan di judul utamanya.

Meskipun statusnya sebagai “proyek sampingan”, game ini tetap diakui sebagai prekuel resmi dari trilogi NES. Dengan rilisnya versi DX ini, narasi prekuel tersebut kini bisa dinikmati dengan kualitas audio yang juga telah direstorasi. Beberapa trek musik yang sebelumnya dipangkas atau dikompresi berlebihan kini terdengar lebih jernih, mengembalikan kejayaan soundtrack 8-bit yang ikonik.

Meskipun tidak tersedia secara resmi di toko digital, patch untuk Ninja Gaiden Shadow DX ini bisa diaplikasikan secara gratis pada ROM legal yang kalian miliki. Ini menjadi teman yang pas untuk dimainkan di perangkat emulasi modern seperti Steam Deck atau Analogue Pocket di waktu santai.

Artikel berjudul Kebangkitan Ninja Gaiden Shadow DX, Game Tidak Resmi Namun Penuh Warna! yang ditulis oleh Ronggo pertama kali tampil di Gizmologi.id

🔗 Sumber: www.gizmologi.com


📌 TOPINDIATOURS Update gadget: Kolaborasi Bersama Telkomsel & Google, Infobip

Jakarta, Gizmologi – Platform komunikasi cloud global, Infobip, menjalin kemitraan dengan Telkomsel untuk menghadirkan RCS (Rich Communication Services) for Business ke pasar Indonesia. Google juga hadir melengkapi kolaborasi keduanya, memperkuat komitmen dalam mendorong adopsi RCS di Indonesia serta memperluas akses terhadap solusi pesan generasi masa depan.

Kehadiran RCS membutuhkan ekosistem di mana jaringan dan platform saling berkolaborasi. Google membuka jalan melalui penyediaan infrastruktur teknologi global, sementara Telkomsel menjadi operator jaringan seluler pertama yang mengadopsinya di pasa Indonesia. Infobip sendiri menjadi penyedia Communications Platform as a Services (CPaaS), menghadirkan akses serta keahlian untuk berbagai perusahaan mengaktifkan penggunaan RCS dalam skala besar.

“Kami sangat antusias melihat semakin besarnya potensi RCS for Business di Indonesia, seiring dengan tingginya penetrasi perangkat seluler dan percepatan adopsi digital. Pengenalan RCS kepada pelaku bisnis di Indonesia merupakan respons kami terhadap kebutuhan pelanggan yang terus berkembang,” ujar Matija Ražem, Chief Commercial Telecom Officer, Infobip.

Telkomsel akan membantu perusahaan mengadopsi saluran pesan yang aman dan tervirifikasi. Sekaligus membangun kepercayaan dan menghadirkan pengalaman pelanggan menjadi lebih mulus berkah dukungan jaringan telekomunikasi yang memadai.

RCS for Business menandai era baru dalam komunikasi antara brand dan konsumen, dengan menawarkan pengalaman pesan yang kaya, interaktif, dan aman bagi pelaku bisnis di Indonesia. Melalui peluncuran strategis oleh Telkomsel dan Infobip, RCS siap mendefinisikan ulang cara brand terhubung dengan pelanggan, sekaligus menetapkan standar baru dalam komunikasi seluler.

Baca juga: Infobip: Customer Experience di Asia Pasifik Bergantung Pada Pemanfaatan Teknologi AI

RCS dari Infobip Membantu Eksplorasi Cara Baru Brand Terhubung dengan Audiensi

RCS atau Rich Communication Services merupakan saluran pesan next-gen yang menghadirkan fitur lengkap layanan aplikasi chat, seperti share media (gambar, audio, GIF, dan video), tanda pesan dibaca, indikator mengetik, serta tombol call-to-action.

Pesan dikirim melalui aplikasi pesan default pada perangkat seluler menggunakan koneksi data atau Wi-Fi, menjadikannya evolusi lanjutan dari SMS. Bagi brand, hal ini memungkinkan komunikasi dengan pelanggan secara lebih efektif dan engaging, tidak hanya melalui teks, sekaligus tetap memastikan keamanan dan kepercayaan dalam berkomunikasi.

Dengan verifikasi pengirim dan pengiriman yang didukung operator, pengguna dapat merasa lebih aman dan yakin ketika mereka berinteraksi dengan akun brand resmi, sehingga membantu bisnis tampil lebih menonjol dan mendorong hubungan yang lebih dalam dengan audiens.

“Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk menjadi mitra pilihan bagi pelaku bisnis di Indonesia, Telkomsel terus mengeksplorasi berbagai cara baru untuk membantu brand terhubung secara lebih bermakna dengan audiens mereka. Melalui RCS for Business, kami melihat peluang untuk menjawab kebutuhan yang semakin meningkat akan komunikasi yang aman, dipersonalisasi, dan interaktif, terutama di era di mana pelanggan semakin selektif terhadap pesan yang mereka terima,” jelas Arief Pradetya, VP of Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect di Telkomsel.

Sementara itu Denny Galant dari Google Indonesia memaparkan bahwa, “RCS digunakan oleh lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia setiap bulannya, dan sangat menggembirakan melihat pertumbuhannya di Indonesia. Dengan fitur keamanan tingkat lanjut dan percakapan interaktif, RCS for Business menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih aman dan menjadi elemen penting dalam membangun pengalaman digital yang lebih terpercaya.”

RCS for Business telah membuktikan nilai manfaatnya di Indonesia. Pada kolaborasi terbaru antara Infobip dan Blibli, pelopor ekosistem perdagangan omnichannel serta gaya hidup terkemuka di Indonesia yang berfokus melayani konsumen ritel dan institusi yang terhubung secara digital, menyoroti bagaimana RCS dapat mendorong keterlibatan pelanggan dan konversi yang kuat.

Artikel berjudul Kolaborasi Bersama Telkomsel & Google, Infobip Hadirkan RCS For Business ke Pasar Indonesia yang ditulis oleh Ronggo pertama kali tampil di Gizmologi.id

🔗 Sumber: www.gizmologi.com


🤖 Catatan TOPINDIATOURS

Artikel ini adalah rangkuman otomatis dari beberapa sumber terpercaya. Kami pilih topik yang sedang tren agar kamu selalu update tanpa ketinggalan.

✅ Update berikutnya dalam 30 menit — tema random menanti!