TOPINDIATOURS Breaking gadget: Stardew Valley Menuju Nintendo Switch 2, Upgrade Bisa Didap

πŸ“Œ TOPINDIATOURS Hot gadget: Stardew Valley Menuju Nintendo Switch 2, Upgrade Bisa

Jakarta, Gizmologi – Penggemar Stardew Valley mendapatkan kabar kejutan di penghujung tahun 2025. Eric ‘ConcernedApe’ Barone akhirnya mengumumkan bahwa game bertani itu akan meluncur untuk konsol Nintendo Switch 2. Terutama untuk negara Amerika Serikat yang mendapat giliran pertama.

Eric Barone memastikan bahwa game itu juga dapat dinikmati di negara lain dalam waktu tidak lama lagi. Penggemar dan gamer yang mau memainkan versi update dapat mengakses melalui Nintendo eShop.

Pengumuman ini menjadi semacam jaminan umur panjang bagi Stardew Valley. Di saat banyak pengembang sibuk memoles grafis 3D ultra-realistis, Barone justru memastikan bahwa karya pixel-art legendarisnya akan tetap relevan dan optimal dimainkan di perangkat keras penerus Switch yang sangat dinanti-nantikan tersebut.

Penggemar yang sudah memainkan di konsol lawas, dapat tetap mendapatkan data tersimpan jika hendak memainkan game tersebut di Switch 2. Dengan harga US$14,99, gamer bisa langsung melakukan update dan upgrade ke versi baru secara gratis. Dukungan terhadap mode multiplayer di Nintendo Switch 2 juga masih didapat. Gamer bisa main bersama hingga 4 orang split-scren, dan 8 orang online multiplayer. Ada juga dukungan via Gameshare untuk gamer Switch dan Switch 2.

Baca juga: Kelangkaan RAM Ancam Jadwal Konsol Next-Gen, Gamer Harus Bersiap Menunggu Lebih Lama

Optimalisasi Stardew Valley untuk Hardware Baru

Meskipun Stardew Valley bukanlah gim yang menuntut spesifikasi “rata kanan”, kehadiran versi khusus untuk Nintendo Switch 2 tentu membawa ekspektasi teknis tersendiri. Versi pembaruan ini akan memanfaatkan tenaga ekstra dari konsol baru tersebut untuk memangkas waktu loading (yang sebenarnya sudah cepat) menjadi instan, serta stabilitas performa yang lebih solid saat mode split-screen co-op yang sering kali membuat framerate sedikit terbatuk di konsol generasi sekarang.

Selain berita soal konsol kompatibilitas di current-gen, belum ada kabar apakah game ini akan menghadirkan versi fisik untuk Switch 2.Β  Edisi fisik gim ini sering kali menjadi barang langka atau harus diimpor dengan biaya tinggi dari distributor terbatas seperti Fangamer di Amerika Serikat.

Apapun, langkah rilis di current-gen membuktikan bahwa pesona Stardew Valley masih sangat kuat secara global. Dengan basis pemain yang masif dan dedikasi pengembang yang tak kenal lelah, tampaknya kita masih akan terus “terjebak” dalam siklus just one more day di ladang virtual ini hingga bertahun-tahun ke depan.

Apakah Gizmo friends berencana memainkannya lagi di Switch 2 nanti?

Artikel berjudul Stardew Valley Menuju Nintendo Switch 2, Upgrade Bisa Didapatkan Secara Gratis! yang ditulis oleh Ronggo pertama kali tampil di Gizmologi.id

πŸ”— Sumber: www.gizmologi.com


πŸ“Œ TOPINDIATOURS Eksklusif gadget: Anker Hadirkan Inovasi Docking Station 13-in-1,

Jakarta, Gizmologi – Produsen aksesori dari Tiongkok, Anker, terus berkomitmen menjadikan dirinya sebagai ‘raja’ solusi pengisian daya dan konektivitas dengan menghadirkan inovasi lewat docking station baru. Bernama resmi Anker Nano Docking Station (13-in-1), perangkat ini hadir untuk menjawab dilema klasik para pekerja hybrid.

Konsep perangkat baru ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang butuh butuh setup lengkap di meja kerja, tapi malas mencabut satu per satu kabel saat harus meeting keluar.Β Dikutip dari Notebookcheck, perangkat ini baru saja mendarat di Jerman dan diprediksi akan segera menyusul ke negara lain.

Gizmo friends akan mendapatkan stasiun kerja 13-in-1 yang masif. Namun, saat harus bepergian, cukup cabut bagian modul hub kecilnya, dan kalian siap beraksi dengan konektivitas esensial di dalam tas. Untuk saat ini, Anker Nano Docking Station (Model 13-in-1) dibanderol dengan harga €139.99 di pasar Jerman, atau jika dikonversikan ke Rupiah berkisar di angka Rp2,3 jutaan. Angka yang cukup masuk akal mengingat kalian “membeli” dua perangkat sekaligus: docking station desktop dan USB-C hub travel.

Baca juga: Xiaomi Watch 5 Resmi Meluncur, Punya Fitur eSIM dengan Layar AMOLED

Spesifikasi Teknis Anker Docking Station

Cocok untuk pekerja aktif tapi ‘malas’.

Secara teknis, Anker tidak main-main dalam membenamkan spesifikasi di kedua bagian perangkat ini. Pada Unit Dasar (Dock Station), kalian akan dimanjakan dengan: Triple Display Support: Dua port HDMI dan satu DisplayPort yang mendukung resolusi hingga 4K@60Hz. – dengan catatan pengguna MacOS harus bersabar karena tampilan layar eksternal akan mirroring, sementara Windows mendukung extend penuh; Daya Buas: Port USB-C upstream dengan daya 100W untuk mengisi laptop, plus input daya total 140W; Konektivitas Lengkap: Gigabit Ethernet, Audio Jack 3.5mm, serta kombinasi port USB-C (10Gbps) dan USB-A untuk periferal.

Sementara itu, Unit Lepas-Pasang (Detachable Hub) yang menjadi bintang utamanya juga tak kalah canggih: Mendukung pengisian daya passthrough USB-C hingga 85W; Satu port HDMI tambahan (4K@60Hz) untuk presentasi mendadak; Slot SD dan TF card, serta port USB-A/C berkecepatan 5Gbps.

Desain modular ini membuat meja kerja terlihat jauh lebih rapi karena kabel-kabel ‘berat’ tetap tertanam di unit dasar, sementara portabilitas tetap terjaga lewat modul hub-nya. Belum ada informasi resmi kapan perangkat pintar ini akan masuk ke Indonesia. Namun, melihat agresifnya Anker di pasar tanah air, rasanya tak butuh waktu lama bagi kita untuk bisa mencicipi kepraktisan manajemen kabel ala Anker Nano ini.

Artikel berjudul Anker Hadirkan Inovasi Docking Station 13-in-1, Solusi Bagi Pekerja Aktif yang ‘Malas’! yang ditulis oleh Ronggo pertama kali tampil di Gizmologi.id

πŸ”— Sumber: www.gizmologi.com


πŸ€– Catatan TOPINDIATOURS

Artikel ini adalah rangkuman otomatis dari beberapa sumber terpercaya. Kami pilih topik yang sedang tren agar kamu selalu update tanpa ketinggalan.

βœ… Update berikutnya dalam 30 menit β€” tema random menanti!