TOPINDIATOURS Update gadget: Proyektor Samsung The Freestyle+ Debut Jelang CES 2026, Integ

πŸ“Œ TOPINDIATOURS Hot gadget: Proyektor Samsung The Freestyle+ Debut Jelang CES 2026

Jakarta, Gizmologi – Sebentar lagi, gelaran acara tahunan Consumer Electronics Show (CES) 2026 siap digelar untuk menampilkan sejumlah inovasi teknologi baru dari banyak brand global. Turut meramaikan euforia CES 2026, Samsung memutuskan untuk memperkenalkan proyektor terbaru dan tercanggihnya, Samsung The Freestyle+ beberapa hari jelang pameran akbar tersebut. Tetap dirancang portabel, namun jauh lebih pintar berkat integrasi AI khusus.

Ya, generasi sebelumnya yakni The Freestyle hadir sebagai proyektor portabel unggulan Samsung, hadir ringkas dengan kemampuan proyeksi visual tinggi termasuk mampu memberikan pancaran audio berkualitas secara 360 derajat. Generasi baru yakni Samsung The Freestyle+, tetap membawa bahasa desain serupa. Hanya saja kini tawarkan visual lebih optimal secara otomatis, sekaligus mampu memancarkan cahaya lebih terang.

Menurut Hun Lee, VP of the Visual Display Business, Samsung Electronics, Samsung The Freestyle+ hadir sebagai cerminan visi perusahaan untuk menciptakan layar yang bisa beradaptasi secara alami, agar penggunanya lebih leluasa untuk beraktivitas dan berpindah antar-ruang. β€œDengan menggabungkan portabilitas yang sesungguhnya dan kecerdasan AI yang mengoptimalkan lingkungan menonton sekaligus kontennya, The Freestyle+ memudahkan pengguna menikmati pengalaman berkualitas tinggi yang konsisten, di mana pun mereka berada.”

Baca juga:Β Monitor Gaming Samsung Odyssey 3D Jadi yang Pertama di Dunia dalam Resolusi 6K

Teknologi AI Pada Samsung The Freestyle+ Permudah Proyeksi Visual

Salah satu poin krusial dalam sebuah proyektor portabel, adalah tingkat kecerahan yang mampu dimanfaatkan ketika perangkat digunakan dalam berbagai skenario berbeda. Kabar baiknya, Samsung telah meningkatkan tingkat kecerahan Samsung The Freestyle+ hingga hampir dua kali lipat lebih tinggi, mencapai 430 ISO Lumens. Memberikan keleluasaan ekstra untuk digunakan pada sudut ruang hingga kondisi pencahayaan tertentu.

Dirancang lebih cerdas, peningkatan lain yang dibawa ke generasi The Freestyle+ terbaru, adalah hadirnya teknologi AI OptiScreen. Sesuai namanya, Samsung sematkan teknologi AI ke dalam proyektor terbarunya, untuk mengoptimalkan kualitas layar secara otomatis. Melalui empat fitur cerdas yang disematkan di dalamnya, kualitas gambar bisa semakin optimal tanpa perlu banyak penyesuaian manual.

Dua di antaranya adalah 3D Auto Keystone yang secara otomatis mengoreksi distorsi saat memroyeksikan visual ke permukaan yang kurang rata atau kurag datar seperti sudut ruangan, serta Real-time Focus yang secara terus menerus menyesuaikan fokus saat proyektor diputar atau digerakkan. Selain itu, fitur Screen Fit mampu menyesuaikan ukuran gambar dengan area layar (saat digunakan bersama aksesori proyektor yang kompetibel).

Yang keempat, adalah Wall Calibration, di mana Samsung The Freestyle+ bisa menganalisa warna atau pola permukaan memanfaatkan AI, agar tampilan lebih jernih. Ditambah dengan Vision AI Companion yang sudah terintegrasi dengan Bixby, pengguna dapat berinteraksi dengan perangkat secara lebih natural maupun personal.

Tetap Dirancang Fleksibel, Siap Dipamerkan di CES 2026

Selain beragam keunggulan baru tersebut, Samsung The Freestyle+ tetap dirancang fleksibel, bisa dirotasi hingga 180 derajat agar bisa proyeksikan konten ke banyak jenis sudut, mulai lantai, dinding, hingga langit-langit tanpa perlu aksesori tambahan. Di dalam perangkat, juga sudah terintegrasi dengan speaker yang mampu pancarkan suara secara 360 derajat.

Agar output audio lebih maksimal, Samsung The Freestyle+ juga mendukung teknologi Q-Symphony, agar bisa bekerja bersamaan dengan soundbar Samsung yang kompatibel. Secara software, juga sudah membawa akses ke Samsung TV Plus hingga Samsung Gaming Hub.

Sayangnya, Samsung masih belum memaparkan secara gamblang terkait aspek spesifikasi lainnya, hingga harga Samsung The Freestyle+ sendiri. Perangkat ini bakal dipamerkan selama gelaran CES 2026 dilangsungkan mulai 6 Januari mendatang di Las Vegas. Yang kemudian akan dilanjutkan dengan peluncuran produk secara bertahap untuk pasar global.

Artikel berjudul Proyektor Samsung The Freestyle+ Debut Jelang CES 2026, Integrasikan AI dengan Tingkat Kecerahan Lebih Maksimal yang ditulis oleh Prasetyo Herfianto pertama kali tampil di Gizmologi.id

πŸ”— Sumber: www.gizmologi.com


πŸ“Œ TOPINDIATOURS Update gadget: Meningkatnya Tren Curhat ke AI, Amankah untuk Data

Jakarta, Gizmologi – Penelitian terbaru menemukan tren curhat ke AI (kecerdasan buatan) sedang ramai di kalangan pengguna Indonesia selama liburan. Fenomena ini terjadi kepada pengguna golongan generasi-Z dan milenial.

Penelitian Kaspersky terbaru menunjukan aktivitas penggunaan AI selama liburan. Riset ini dilakukan secara global termasuk Indonesia.

Sebagai alat, AI harusnya digunakan sebagai asisten belanja atau perencanaan yang andal. Namun, siapa sangka AI bisa juga memberikan dukungan emosional juga?

Baca Juga: Kaspersky Peringatkan Wabah Penipuan di Momen Belanja 11.11 Tahun Ini

Tren Curhat ke AI di Indonesia di Angka 31%

Ilustrasi (foto: Freepik)

Kaspersky telah melakukan survei untuk mengetahui bagaimana orang memanfaatkan AI untuk memaksimalkan waktu luang mereka dan menyederhanakan persiapan liburan. Perusahaan juga menyoroti potensi ancaman siber yang terkait dengannya.

Dari hasil survei tersebut menunjukan popularitas AI pada musim liburan 2025/2026 cukup tinggi, dengan 74% peserta survei berencana menggunakan AI ke dalam aktivitas liburan mereka. Di antara pemilih tersebut banyak generasi muda, dengan 86% responden berusia 18-34 tahun.

Di antara banyaknya tanggapan, yang menarik ialah tren curhat ke AI. Secara global, 29% dari peserta survei menggunakan AI selama liburan, dengan pengguna Indonesia memiliki persentase lebih tinggi (31%) untuk ini.

Tren ini banyak dimanfaatkan dari mereka ketika sedang tidak bahagia dan AI mampu menawarkan bantuan emosional. Generasi Z dan milenial menunjukkan minat terbesar untuk curhat ke AI, dengan 35% responden. Sedangkan untuk generasi yang lebih tua, berusia 55 tahun ke atas, memilih mempertimbangkan curhat ke AI saat kesal berjumlah 19% responden.

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Selama liburan, selain responden curhat ke AI, ada juga aktivitas lain yang dilakukan. Penelitian menyebutkan AI selama liburan digunakan untuk mencari resep (56%) atau restoran dan akomodasi (54%).

Selain itu, AI juga digunakan untuk bertukar pikiran, dengan 50% dari peserta survei mencari bantuan AI untuk bertukar pikiran tentang ide hadiah, cara merayakan, atau kiat-kiat dekorasi Natal dan Tahun Baru. 

Generasi muda menunjukkan minat yang tinggi pada AI sebagai perencana anggaran (50%), sementara orang yang lebih tua (55+) kurang antusias untuk membiarkan kecerdasan buatan mengelola pengeluaran mereka (31%). Mereka yang lebih tua, lebih memilih untuk menggunakan AI untuk mencari resep (59%) dan menghasilkan ide hadiah (41%).

Di balik semua manfaat dari AI, Kaspersky tetap mengingatkan keamanan siber kepada pengguna. Biasanya, alat AI modern memungkinkan pembeli saat liburan untuk menemukan penawaran yang sesuai dengan preferensi individu dan batasan anggaran hanya dengan beberapa klik.

ilustrasi AI (foto:123rf everythingpossible)

Sangat disarankan bagi pembeli untuk memeriksa semua tautan yang diberikan oleh AI sebelum mengkliknya, karena tautan tersebut mungkin berisi konten berbahaya atau phishing. Untuk mengurangi risiko ini, para ahli keamanan siber merekomendasikan penggunaan solusi keamanan yang dilengkapi dengan alat deteksi phishing berbasis AI.

Sedangkan untuk curhat ke AI juga tidak bisa dianggap aman. Kaspersky mengingatkan untuk pengguna meninjau kebijakan privasi alat AI yang digunakan.

Lalu cobalah untuk menghindari berbagi informasi yang bersifat sangat pribadi seperti identitas atau keuangan dengan chatbot AI. Kaspersky juga mengingatkan jika ingin curhat ke AI, pilihlah layanan AI dari perusahaan terkemuka dengan rekam jejak privasi dan keamanan 

Artikel berjudul Meningkatnya Tren Curhat ke AI, Amankah untuk Data Pribadi? yang ditulis oleh Zihan Fajrin pertama kali tampil di Gizmologi.id

πŸ”— Sumber: www.gizmologi.com


πŸ€– Catatan TOPINDIATOURS

Artikel ini adalah rangkuman otomatis dari beberapa sumber terpercaya. Kami pilih topik yang sedang tren agar kamu selalu update tanpa ketinggalan.

βœ… Update berikutnya dalam 30 menit β€” tema random menanti!