TOPINDIATOURS Breaking gadget: Menangkap Keindahan Pulau Sumba Lewat Kamera Xiaomi 15T Pro

📌 TOPINDIATOURS Breaking gadget: Menangkap Keindahan Pulau Sumba Lewat Kamera Xiao

Jakarta, Gizmologi – Xiaomi baru saja merilis smartphone dengan setup kamera andalan secara global, lewat kehadiran Xiaomi 15T Series. Kabar baiknya, opsi baru ini siap diluncurkan di Indonesia 30 September mendatang. Dan tim Gizmologi sudah sempat menjajal kehebatan kamera Xiaomi 15T Pro langsung untuk mendokumentasikan keindahan pulau Sumba.

Ya, beberapa hari sebelum peluncuran globalnya, Xiaomi Indonesia mengajak Gizmologi serta beberapa rekan media maupun tech reviewer lainnya untuk mencoba kebolehan kamera Xiaomi 15T Series. Dipilih lokasi yang sangat eksotik, yakni pada wilayah Sumba Barat dan Sumba Timur. Untuk mencoba abadikan berbagai jenis momen berbeda mulai dari momen portrait sampai refleksi cahaya saat matahari mulai terbenam.

Kembali tersedia dalam dua varian, yang paling menarik perhatian adalah peningkatan sektor kamera milik Xiaomi 15T Pro, karena akhirnya sematkan sensor telefoto periskop dengan zoom lebih jauh. Kedua varian hadir dengan desain yang sedikit lebih segar, lewat modul kamera belakang yang dibuat sedikit berbeda. Lantas apa saja peningkatannya pada sektor kamera?

Baca juga: Xiaomi 17 Pro Series Jadi yang Pertama Pakai Snapdragon 8 Gen 5 Elite, Punya Layar Kedua di Belakang

Spesifikasi Kamera Xiaomi 15T Pro

Untuk memberikan kemampuan penangkapan foto dan video terbaik, tiga sensor kamera Xiaomi 15T Pro di belakang berikan focal length beragam. Sensor utamanya berjenis Light Fusion 900 23mm, tawarkan resolusi 50MP f/1.62 dengan OIS, yang setingkat atau sama seperti Xiaomi 15 standar. Lalu ada sensor ultra-wide 15mm 12MP f/2.2, dan tentunya sensor telefoto periskop baru 50MP f/3.0 yang tawarkan “Pro-grade Leica 5x Pro telephoto” dalam focal length 115mm, juga didukung OIS.

Sensor yang digunakan adalah Samsung JN5, sudah tergolong banyak diimplementasikan lewat smartphone lain, memiliki dimensi sensor yang juga cukup besar di kelasnya. Xiaomi tawarkan zoom berkualitas optikal hingga 10x. Sementara untuk zoom 20x dan lebih jauh, ada mode AI khusus yang mampu mengenali jenis obyek dan meningkatkan detail hingga reduksi noise secara otomatis.

Selain dari sensor, Xiaomi juga gunakan lensa Leica Summilux yang diperkuat dengan lapisan lensa anti-glare, infrared light filter, hingga lens edge ink coating khusus, untuk meningkatkan performa sensor agar bisa mereproduksi warna lebih akurat serta detail lebih baik termasuk dalam kondisi pencahayaan rendah.

Sejatinya tidak hanya kualitas fotonya saja yang diunggulkan—kemampuan perekaman videonya juga ikut ditingkatkan. Xiaomi 15T Pro mampu merekam video hingga 8K30 maupun 4K120, serta format 10-bit log dalam resolusi tertinggi 4K60. Dalam mode Pro, pengguna juga bisa import format LUT eksternal untuk efek warna berbeda. Sementara tiga mikrofon yang berada di sekeliling bodi diklaim punya rasio signal-to-noise lebih tinggi.

Berikan Kemudahan Membidik Momen dari Jarak Lebih Jauh

Berikut adalah beberapa momen yang berhasil tim Gizmologi tangkap menggunakan kamera Xiaomi 15T Pro, memanfaatkan semua sensor kamera yang disematkan ke dalam modul kamera belakangnya. Dengan kombinasi tiga sensor, smartphone ini bisa membidik beragam skenario dari beragam jarak berbeda. Mulai ultra-wide untuk sudut pandang ekstra lebar, hingga zoom lebih jauh sampai 10x.

Saya masih merasakan adanya tone warna yang memang terasa kustom, alias tidak 100% netral, baik ketika menggunakan opsi Leica Vibrant maupun Leica Authentic. Setidaknya, tone warna yang memang khas ini, tidak mempengaruhi warna kulit yang kemudian tak menjadi akurat. Lalu bagaimana dengan kualitas sensor telefoto kamera Xiaomi 15T Pro?

Saat pertama mencobanya, langsung kami bandingkan dengan iPhone 16 Pro Max yang punya tingkat pembesaran optik secara. Dan dalam berbagai skenario, sensor periskop milik Xiaomi 15T Pro tergolong bersaing, bahkan bisa berikan detail lebih baik. Dan yang paling saya suka, punya jarak fokus yang bisa jauh lebih dekat, sehingga tak perlu mundur terlalu jauh atau harus memotret obyek yang benar-benar jauh.

Hasil foto lebih banyak dari kamera Xiaomi 15T Pro, bisa kamu akses lewat album berikut ini ya. Xiaomi Indonesia bakal segera merilis Xiaomi 15T Series 30 September mendatang.

Artikel berjudul Menangkap Keindahan Pulau Sumba Lewat Kamera Xiaomi 15T Pro yang ditulis oleh Prasetyo Herfianto pertama kali tampil di Gizmologi.id

đź”— Sumber: www.gizmologi.com


📌 TOPINDIATOURS Breaking gadget: Lenovo Rilis Legion Tab 3 di Indonesia, Tablet Ga

Jakarta, Gizmologi – Lenovo resmi memperkenalkan Legion Tab 3, tablet gaming pertamanya yang hadir di pasar Indonesia. Kehadiran perangkat ini menandai langkah baru Lenovo dalam memperluas lini Legion, yang sebelumnya lebih dikenal lewat laptop dan PC gaming. Dengan spesifikasi kelas atas serta fitur pendingin khusus, Lenovo menyasar gamer mobile yang membutuhkan perangkat lebih bertenaga dibanding smartphone biasa.

Tren gaming mobile di Indonesia memang terus berkembang. Banyak pemain yang beralih dari smartphone standar ke perangkat khusus untuk mendapatkan performa stabil, layar lebih besar, serta daya tahan lebih baik. Lenovo mencoba menjawab kebutuhan tersebut lewat kombinasi layar 8,8 inci beresolusi 2.5K dengan refresh rate 165Hz dan chipset Snapdragon 8 Gen 3.

Namun, langkah dari Lenovo Legion Tab 3 ini juga membawa tantangan tersendiri. Pasar tablet gaming masih relatif niche, sehingga Lenovo harus bisa meyakinkan konsumen bahwa Legion Tab 3 benar-benar menawarkan keunggulan signifikan dibanding smartphone flagship yang sudah lebih mapan. Harga yang berada di kisaran Rp7,8 juta hingga Rp9 juta membuatnya masuk ke segmen premium, sehingga faktor value for money akan sangat menentukan respons pasar.

Baca Juga: Xiaomi 17 Pro Series Jadi yang Pertama Pakai Snapdragon 8 Gen 5 Elite, Punya Layar Kedua di Belakang

Performa dan Teknologi Pendingin

Dapur pacu Snapdragon 8 Gen 3 menjadi salah satu kekuatan utama Legion Tab 3. Chipset ini dilengkapi fitur khusus gaming seperti Ray Tracing, yang menjanjikan grafis lebih realistis dan imersif. Kombinasi ini membuat tablet mampu menangani game kompetitif maupun judul-judul AAA mobile yang menuntut performa tinggi.

Untuk menjaga kestabilan, Lenovo menyematkan Legion ColdFront Cooling System dengan vapor chamber seluas 10.000 mm persegi. Klaimnya, ini adalah area pendinginan terbesar di kelas tablet gaming. Sistem ini dirancang agar panas terkonsentrasi di bagian tengah perangkat, jauh dari area genggaman, sehingga pengalaman bermain tetap nyaman.

Pendekatan ini menarik, mengingat salah satu keluhan utama gamer mobile adalah perangkat yang cepat panas saat sesi panjang. Dengan solusi pendingin yang agresif, Lenovo berusaha memastikan performa tetap konsisten tanpa throttling. Meski begitu, efektivitas pendinginan ini di penggunaan nyata tentu masih perlu diuji, terutama saat menjalankan game dengan grafis berat dalam durasi lama.

Fitur Pendukung dan Harga

Selain performa inti, Lenovo juga membekali Legion Tab 3 dengan memori LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0, tersedia dalam opsi 12GB/256GB dan 16GB/512GB. Perangkat ini juga memiliki dual USB-C port, memungkinkan pengisian daya cepat 68W sekaligus koneksi ke monitor eksternal. Baterai 6.550 mAh melengkapi daya tahan, meski kapasitas ini relatif standar untuk tablet berfokus gaming.

Desain full metal dengan bobot di bawah 350 gram dan ketebalan hanya 7,8 mm membuat tablet ini tergolong ergonomis untuk digunakan dalam waktu lama. Lenovo juga menambahkan tiga mode gaming: Performance Mode untuk performa maksimal, Balance Mode untuk penggunaan seimbang, serta Energy Saving Mode untuk menghemat daya. Fitur Smart Connect turut memudahkan integrasi dengan perangkat lain, bahkan memungkinkan tablet dipakai sebagai webcam PC.

Harga resmi Legion Tab 3 dibanderol Rp7.899.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp9.099.000 untuk versi 16GB/512GB. Lenovo juga menyertakan perlindungan Accidental Damage Protection (ADP) selama satu tahun, mencakup kerusakan akibat cairan, jatuh, lonjakan listrik, hingga layar retak. Bagi sebagian konsumen, tambahan ini bisa menjadi faktor penentu, meski tetap ada pertanyaan apakah nilai yang ditawarkan sebanding dengan harga premium yang dipatok.

Artikel berjudul Lenovo Rilis Legion Tab 3 di Indonesia, Tablet Gaming dengan Snapdragon 8 Gen 3 yang ditulis oleh Christopher Louis pertama kali tampil di Gizmologi.id

đź”— Sumber: www.gizmologi.com


🤖 Catatan TOPINDIATOURS

Artikel ini adalah rangkuman otomatis dari beberapa sumber terpercaya. Kami pilih topik yang sedang tren agar kamu selalu update tanpa ketinggalan.

✅ Update berikutnya dalam 30 menit — tema random menanti!